Suplemen makanan pada diabetes

Diabetes adalah penyakit serius dan berbahaya, jadi jangan lakukan perawatan apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Namun, ada suplemen makanan yang dapat membantu menyembuhkan atau mengurangi gejala penyakit ini.

Chromium adalah salah satu elemen yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Ini juga membantu dalam diabetes. Unsur ini hadir dalam sediaan obat seperti kromium pikolinat atau kromium polinikotinat. Chrome sulit untuk ditambahkan dengan menyediakannya dalam makanan, tetapi beberapa suplemen yang mengandung unsur ini tersedia. Chrome berpartisipasi dalam pengelolaan insulin dan mempertahankan kadar glukosa yang tepat dalam darah. Menurut Diabetes Technology and Therapeutics, mengonsumsi 200 mikrogram chromium picolinate tiga kali sehari dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan kolesterol dan trigliserida dan menurunkan kebutuhan agen hipoglikemik.

Kayu manis dikenal karena kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Kayu manis juga meningkatkan sensitivitas insulin. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Ilmu Kesehatan Barat, pasokan kayu manis sebagai bagian dari makanan menyebabkan penurunan konsentrasi glukosa plasma dan penurunan kadar kolesterol “jahat” dan trigliserida. Kayu manis yang sama mempengaruhi peningkatan kadar kolesterol “baik”. Untuk mengalami sifat terapeutik kayu manis, cukup tambahkan satu sendok teh bubuk ke dalam makanan Anda di siang hari. Anda juga bisa menggunakan minyak kayu manis pekat, tambahkan beberapa tetes teh.

Minyak ikan dapat membantu meringankan diabetes dengan meningkatkan kolesterol HDL dan menurunkan kadar trigliserida. Asam lemak omega 3 sangat penting untuk berfungsinya insulin, dan juga mencegah intoleransi insulin dan memiliki sifat anti-inflamasi. Dosis terapeutik minyak ikan adalah 1000 miligram per hari. OMEGA+++ adalah sumber asam lemak yang sangat baik yang berasal dari minyak ikan.

Asam alfa-lipoat (ALA) adalah antioksidan kuat yang berpartisipasi dalam pemrosesan glukosa menjadi bahan bakar bagi tubuh. Ini secara efektif meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi gejala neuropati diabetik: kelemahan, nyeri dan mati rasa. Asam alfa-lipoat diproduksi dalam tubuh dan juga dapat disuplai dalam makanan (brokoli, bayam, tomat). Namun, untuk mencapai efek terapeutik, dibutuhkan jumlah yang lebih besar yang dapat diberikan melalui penggunaan suplemen.

Ekstrak pare membantu mengurangi kadar gula darah dan mengatur manajemen insulin. Studi mengkonfirmasi bahwa pare, yang digunakan dalam bentuk ekstrak, dapat membantu mengurangi gejala diabetes dan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular, melindungi ginjal dan mencegah gangguan mata dan kelainan hormon.

Dosis yang disarankan LAMININE pada diabetes dan hiperglikemia adalah 1-3 kapsul pada penyakit ringan dan 4-6 kapsul pada penyakit berat.

Bagikan pendapat anda…