Produk makanan berkualitas tinggi yang mengandung vitamin, mineral dan antioksidan, meningkatkan fungsi otak dan melindunginya dari stres oksidatif. Radikal bebas adalah produk samping berbahaya yang muncul dalam proses oksidasi – mereka menyebabkan peradangan dan mempercepat penuaan tubuh. Baca selengkapnya
Sistem saraf
Sistem saraf adalah jaringan kompleks yang mengontrol dan mengoordinasikan seluruh fungsi tubuh, mulai dari gerakan dan respons hingga pikiran dan emosi.
Mendukung sistem saraf memerlukan pendekatan seimbang yang menggabungkan nutrisi, praktik gaya hidup, dan suplemen makanan yang berpotensi bermanfaat. Pola makan kaya nutrisi menyediakan vitamin dan mineral penting yang diperlukan untuk fungsi otak dan saraf yang optimal. Makanan tinggi asam lemak omega-3, seperti ikan, biji rami, dan kenari, sangat bermanfaat karena berkontribusi terhadap kesehatan sel saraf dan meningkatkan komunikasi antar neuron. Vitamin B, khususnya B6, B12, dan folat, berperan penting dalam menjaga sistem saraf, mendukung fungsi otak, dan meningkatkan mood. Selain itu, antioksidan seperti vitamin C dan E membantu melindungi sistem saraf dari stres oksidatif, yang seiring waktu dapat merusak sel saraf.
Suplemen makanan juga dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan sistem saraf. Magnesium, misalnya, dikenal karena efeknya yang menenangkan pada sistem saraf dan kemampuannya untuk mendukung tidur nyenyak, yang keduanya penting untuk kejernihan mental dan fungsi saraf secara keseluruhan. Suplemen herbal, seperti ashwagandha dan ginkgo biloba, sering digunakan dalam pengobatan alami untuk mendukung fungsi kognitif dan mengurangi stres, serta menjaga kesehatan sistem saraf. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, mendapatkan pengakuan atas potensi sifat neuroprotektifnya; namun, hal ini sering kali dibatasi oleh ketersediaan hayati yang rendah. Kurkumin NANOFY dari Vidafy menggunakan nanoteknologi canggih untuk meningkatkan penyerapan, memungkinkan dukungan yang lebih efektif melawan peradangan dan kerusakan oksidatif yang dapat berdampak pada sistem saraf.
Dengan menggabungkan metode alami, suplemen makanan, dan gaya hidup yang mencakup olahraga teratur dan manajemen stres, individu dapat mendukung sistem saraf yang tangguh dan berfungsi dengan baik, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional.
Gula darah tinggi dan demensia
Studi menunjukkan hubungan langsung yang menggabungkan gula darah tinggi dengan peningkatan risiko gangguan kognitif dan demensia. Perubahan aterosklerotik serta hiperglikemia dan tingkat hipoglikemia meningkatkan risiko demensia dan gangguan kognitif, termasuk penyakit Alzheimer. Ada beberapa mekanisme yang dapat bertanggung jawab untuk ini.
Baca selengkapnya

