Diet yang mendetoksifikasi hati

Hati dianggap sebagai salah satu organ internal terpenting dalam tubuh manusia. Jika Anda menjalankan gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebanyakan orang di masyarakat saat ini, maka sangat mungkin hati Anda membutuhkan detoksifikasi.

Jika Anda melihat adanya gejala kerusakan hati – segera hubungi dokter Anda. Diagnosis dini penyakit ini memberi peluang baik untuk menyembuhkan atau menghentikan perkembangan penyakit. Ingatlah bahwa penyakit hati berlemak dapat terjadi tanpa gejala apa pun. Setelah bertahun-tahun, penyakit yang tidak diobati dapat berubah menjadi masalah yang sangat serius. Itulah mengapa sangat penting untuk mengidentifikasi fungsi hati yang buruk sejak dini.

Gejala awal penyakit hati mungkin termasuk yang berikut: kurangnya energi dan kemauan untuk hidup, penurunan berat badan yang tidak terkontrol, kehilangan nafsu makan, mual, masalah dengan konsentrasi, nyeri di daerah hati. Untungnya, ada cara alami untuk mengobati dan mencegah penyakit hati, termasuk: diet sehat, menghindari alkohol, menjaga berat badan yang sehat, mencegah penyakit virus dan mengurangi paparan polusi lingkungan.

Berikut adalah daftar makanan yang membantu menjaga kesehatan hati. Berkat mereka, Anda membantu hati menyaring racun yang masuk ke tubuh dari makanan dan dari lingkungan di sekitar kita.

  • Sayuran berdaun hijau gelap. Jus sayuran atau sayuran mentah atau sayuran kukus.
  • Buah jeruk, pisang, alpukat.
  • Ekstrak atau teh dari biji milk thistle, dandelion, dan akar burdock.
  • Jahe, kunyit.
  • Minyak zaitun extra virgin, minyak kelapa
  • Spirulina, chlorella, probiotik (DIGESTIVE+++).
  • Jus lemon segar.
  • Cuka apel mentah
  • Teh detoksifikasi (Teatox).

Produk-produk ini harus dihindari untuk menjaga kesehatan hati selama mungkin: makanan yang digoreng, hidangan yang terlalu pedas, karbohidrat olahan, gula, teh hitam, kopi, soda, alkohol.

Bagikan pendapat anda…